Tuesday, August 29, 2017

Pernahkah anda terbesit sebuah keinginan untuk dapat menghapus file-file di dalam komputer anda yang usianya lebih dari sekian hari, misalkan file-file tersebut adalah file-file hasil backup rutin setiap hari ?

Perintah DOS berikut ini akan membantu anda untuk mencari dan menghapus semua file yang telah berusia sekian hari di folder yang sudah anda tetapkan (contoh : D:\BACKUPKU, 3 hari) beserta subfoldernya :

forfiles /p "D:\BACKUPKU" /s /m *.* /D -3 /C "cmd /c del @path"

perintah diatas sudah saya test di Windows 7 dan berjalan dengan baik.

Semoga bermanfaat!

Tuesday, June 13, 2017

Postfix RBL Mandul

Beberapa hari ini saya mulai menerima e-mail spam di inbox saya. Memang sih walau jumlahnya tidak banyak, tetap saja saya merasa tidak nyaman bahkan sekarang sudah eneg kalau melihat pengirimnya adalah Kia Group.

Seingat saya, saya sudah memasang RBL Spamhaus Zen di RBL Postfix saya (/etc/postfix/main.cf) akan tetapi saya coba test ke : nelson-sbl-test@crynwr.com kok selalu tembus inbox saya (Uh-oh, your SBL block is not working!)

Selidik punya selidik, ternyata tembusnya e-mail spam ini disebabkan oleh DNS Google yang dipergunakan sebagai resolver bagi server e-mail saya (/etc/resolv.conf)

Ya benar! DNS query ke spamhaus.org tidak akan berjalan apabila server e-mail anda menggunakan DNS Google Server sebagai resolvernya!

Sebagai solusinya, silahkan menggunakan DNS servernya OpenDNS berikut dibawah ini :

208.67.222.222 
208.67.220.220

Setelah saya aplikasikan dan coba test lagi ke nelson, yakk... kali ini e-mail spam dari nelson tereject sudah.

Jun 14 10:36:50 stallion postfix/smtpd[2355]: NOQUEUE: reject: RCPT from sbl.crynwr.com[192.203.178.107]: 454 4.7.1 Service unavailable; Client host [192.203.178.107] blocked using zen.spamhaus.org;

Hidup saya jadi tenang sekarang...

Wednesday, September 7, 2016

Automatically Clock Adjustment on Mikrotik RouterOS

Hello...

sudah lama saya tidak mengupdate blog saya ini, maklum dikarenakan tempat kerja saya selama tahun 2015-2016 kurang mendukung talenta saya. Saya yang biasanya suka RnD (Research n Development), bahasa kerennya adalah mengutak-atik system, eh di tempat kerja tersebut saya tidak bisa berbuat banyak karena tidak diberi akses ke system.

Baru kali ini, seminggu setelah saya pindah ke tempat kerja yang baru, saya bisa kembali mengutak-atik dan melakukan banyak sekali RnD lagi hehe ....

Baiklah, untuk kali ini saya akan menunjukkan cara supaya jam dan tanggal di Mikrotik kita selalu up-to-date. Ceritanya begini, setiap jam pulang kerja, router mikrotik di kantor saya selalu dimatikan. Akibatnya, jam dan tanggal di router mikrotik selalu "reset" alias kembali ke Januari tahun 1970-an (aihhh... jadul amit...)

Sebenarnya kalaupun tanggal dan jam ini tidak disesuaikan dengan tanggal dan jam sekarang, tidak masalah kok. Router mikrotik tetap berjalan dengan normal, hanya saja untuk beberapa fungsi : misal adanya penjadwalan otomatis terhadap buka dan tutup akses internet, atau mungkin mau memperbesar kapasitas bandwidth di jam istirahat kantor supaya orang-orang bisa browsing dan download lebih kencang di jam istirahat kantor, maka settingan jam sangat mempengaruhi.

Ok, tanpa berlama-lama lagi, silahkan masuk ke Winbox router mikrotik anda :

1. Masuk ke menu : System > Clock. Atur Time Zone anda ke : Asia/Jakarta, apabila posisi anda saat ini berada di Indonesia



2. Masuk ke menu : System > SNTP Client (untuk routerOS versi 5 keatas), akan muncul tampilan seperti dibawah ini :


3. Pastikan service dalam keadaan berjalan dengan mengklik (centang) : ENABLED
4. Pilih modenya : unicast
5. Isikan untuk primary NTP Server, ip-nya : 205.196.146.72 dan untuk secondary NTP Server, ip-nya : 108.61.73.243
6. Klik OK

Selesai sudah. Sekarang, setiap kali router mikrotik anda dimatikan, anda tidak perlu kuatir untuk mensetting tanggal dan jam lagi karena begitu router mikrotik anda dinyalakan, tanggal dan jam akan secara otomatis teradjust. Selamat mencoba!

Monday, April 20, 2015

Install Windows 7/8 dari USB Flashdisk

Biasanya kalau kita hendak menginstall Windows OS 7 atau 8 pada laptop kosongan, kita langsung ambil keping DVD installer lalu kita masukkan pada optical drive laptop tersebut (baca : DVDROM Drive) kemudian langsung berlanjut ke proses instalasi.

Namun apa jadinya apabila laptop atau PC yang akan kita install tersebut tidak memiliki optical drive sehingga kita tidak dapat menginstall Windows 7/8 dengan menggunakan keping DVD ?

Jangan panik dan bingung, teknologi sudah semakin maju. Jika anda punya extra dana untuk membeli optical drive external (baca : DVDROM Drive Portable) maka proses instalasi dengan menggunakan kepingan DVD bisa berlanjut. Bagaimana bila dana terbatas ? Mudah saja, gunakan USB Flashdisk untuk menginstall Windows 7 / 8 :)

USB Flashdisk ? Serius ? Apa bisa ?

BISA ! Tapi ada syaratnya :

1. Sediakan USB flashdisk kosong dengan kapasitas minimal 4 GB
2. Pastikan laptop / PC yang akan anda install mensupport booting dari USB

Nah, setelah kedua persyaratan diatas terpenuhi, silahkan ikuti langkah-langkah berikut dibawah ini untuk membuat installer Windows 7 / 8 dari USB Flashdisk (langkah-langkah berikut dibawah ini dikerjakan di komputer yang memiliki optical drive dan sudah menggunakan Windows 7 / 8 sebagai Operating Systemnya ya) :

1. Siapkan DVD installer Windows 7 / 8 anda ke dalam DVDROM
2. Masukkan USB Flashdisk anda ke port USB
3. Buka : Command Prompt dalam mode Administrator
4. Jalankan program Disk Partition (pada command prompt ketikkan : DISKPART)
5. Identifikasi slot USB Flashdisk anda (ketik : LIST DISK)
6. Pilih disk tersebut dengan perintah : SELECT
7. Jalankan serangkaian perintah dibawah ini satu persatu untuk mempersiapkan USB Flashdisk tersebut :

  • CLEAN
  • CREATE PARTITION PRIMARY
  • SELECT PARTITION 1
  • ACTIVE
  • FORMAT FS=NTFS QUICK LABEL="Namaku"
  • ASSIGN
  • EXIT
8. Setelah anda keluar dari program DISKPART, maka USB Flashdisk anda sudah siap digunakan, namun USB Flashdisk tersebut belum bisa digunakan untuk booting. Untuk membuat USB Flashdisk tersebut bisa booting, kita memerlukan program DOS bernama : BOOTSECT.EXE. Program ini bisa anda temukan di dalam DVD installer Windows 7 / 8. Dalam contoh kasus saya, saya menggunakan DVD installer Windows 7, maka program BOOTSECT.EXE tersebut terletak di dalam folder BOOT.

9. Jalankan perintah ini : BOOTSECT.EXE /NT60 U: (Drive U adalah drive dimana USB Flashdisk anda terdeteksi pada saat kita mengetikkan perintah ASSIGN di step nomor 7 diatas, silahkan anda sesuaikan drive letternya dengan yang anda miliki)

10. Langkah terakhir, copykan SEMUA isi DVD installer ke USB Flashdisk. Selesai. USB Flashdisk anda sekarang sudah dapat digunakan untuk menginstall Windows 7 / 8. Silahkan boot laptop / PC anda dari USB Flashdisk yang sudah tercipta ini.

Selamat mencoba :)

Tuesday, March 31, 2015

Mikrotik Configuration Backup

Mengelola Mikrotik RouterOS dengan konfigurasi yang kompleks dan rumit akan membuat kita cukup kuatir dan pusing apabila perangkat tersebut tiba-tiba rusak dan kita harus mengulang kembali seluruh konfigurasinya.

Script berikut dapat kita gunakan untuk membackup semua konfigurasi yang ada di Mikrotik RouterOS :

/system backup save name=([/system identity get name] . "-" . [:pick [/system clock get date] 7 11] . [:pick [/system clock get date] 0 3] . [:pick [/system clock get date] 4 6]);
/tool e-mail send to="inbox@domainanda.com" subject=([/system identity get name] . " Backup " . [/system clock get date]) file=([/system identity get name] . "-" . [:pick [/system clock get date] 7 11] . [:pick [/system clock get date] 0 3] . [:pick [/system clock get date] 4 6] . ".backup");
:delay 20;
/file rem [/file find name=([/system identity get name] . "-" . [:pick [/system clock get date] 7 11] . [:pick [/system clock get date] 0 3] . [:pick [/system clock get date] 4 6] . ".backup")];
:log info ("System Backup emailed at " . [/sys cl get time] . " " . [/sys cl get date])

Tinggal dijalankan di Scheduler, maka anda akan menerima file hasil backup langsung ke e-mail anda

Sunday, March 29, 2015

Cari semua file .php dan .html dalam folder tertentu hingga subfolder-subfoldernya

Ok, jadi saya ingin mencari semua file yang berekstensikan .php dan .html di dalam folder X dan seluruh folder turunan dibawahnya, kemudian dari semua file .php dan .html yang sudah ditemukan ini, saya ingin supaya bisa diarchive ke dalam 1 file.

Apa perintah yang paling pas untuk keinginan saya diatas ?

Inilah perintahnya :

find ./someDir -name "*.php" -o -name "*.html" | tar -cf my_archive -T -

Tuesday, March 24, 2015

Auto Discovery Pada Aplikasi E-Mail

Pernahkah anda mengamati ketika hendak menambahkan sebuah account e-mail domain milik perusahaan anda aplikasi anda melakukan pencarian (auto-config-discovery) terhadap settingan e-mail server yang paling pas dan bisa dijalankan ?

Bagi yang belum tahu, proses tersebut ternyata mencari settingan yang ada di server web kita dan settingan ini tidak tercipta dengan sendirinya. Harus kita buat sendiri. Silahkan anda ikuti petunjuk yang saya jabarkan dibawah untuk membuat e-mail auto config discovery program aplikasi e-mail dapat dengan mudah menemukan settingan yang pas untuk e-mail server kita serta mempercepat waktu pencarian settingan ini.

1. Buat sebuah file dengan nama : config-v1.1.xml dengan isi sebagai berikut :


<clientConfig version="1.1">
<emailProvider id="domainanda.com">
<domain>domainanda.com</domain>
<displayName>MAIL SERVER DOMAINANDA.COM</displayName>
<displayShortName>MAIL</displayShortName>
<incomingServer type="pop3">
<hostname>mail.domainanda.com</hostname>
<port>995</port>
<socketType>SSL</socketType>
<username>%EMAILADDRESS%</username>
<authentication>password-cleartext</authentication>
</incomingServer>
<incomingServer type="imap"><hostname>mail.domainanda.com</hostname><port>993</port><socketType>SSL</socketType><username>%EMAILADDRESS%</username><authentication>password-cleartext</authentication></incomingServer><outgoingServer type="smtp"><hostname>mail.domainanda.com</hostname><port>465</port><socketType>SSL</socketType><username>%EMAILADDRESS%</username><authentication>password-cleartext</authentication></outgoingServer></emailProvider><webMail><loginPage url="http://mail.domainanda.com"/><loginPageInfo url="http://mail.domainanda.com/"><username>%EMAILADDRESS%</username><usernameField id="username"/><passwordField id="passwd"/><loginButton id=".save"/></loginPageInfo></webMail></clientConfig>

2. Simpan file tersebut di folder root html dari web server anda dengan mengikuti aturan path sebagai berikut : public_html/.well-known/autoconfig/mail (semisal web servernya adalah menggunakan Apache)

3. Selesai

Selamat mencoba

Monday, February 23, 2015

Langkah Aman Menghapus VirtFS pada cPanel Server

Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah memastikan apakah account client anda masih menggunakan JailShell sebagai shell defaultnya.

# grep username /etc/passwd

Jika masih menggunakan JailShell, anda perlu menggantinya ke Bash atau shell yang lain. Cara mengganti ke shell Bash adalah sebagai berikut :


# usermod -s /bin/bash username
Sekarang, anda perlu cek apakah user tersebut menjalankan JailShell di dalam crontabnya :


# crontab -l -u username
Jika anda melihat ada baris seperti ini : SHELL="/usr/local/cpanel/bin/jailshell", maka anda perlu mengedit crontab user tersebut dan menghapus baris tersebut.


# crontab -e -u username
OK. Sekarang anda yakin bahwa user tersebut telah memiliki shell default yang baru dan di dalam cron jobs dia tidak akan ada lagi jobs yang dijalankan di dalam JailShell. Sebelum kita berlanjut ke tahapan berikutnya, anda perlu memastikan apakah user tersebut saat ini sudah login ke dalam JailShell dan masih login di dalamnya


# w | grep -i username
Jika anda melihat user tersebut masih login, maka anda perlu memberitahu user tersebut supaya segera logout atau jika permintaan anda diabaikan, anda dapat memaksa user tersebut untuk logout dari shell dengan menggunakan perintah ini :

# skill -KILL -t pts/###

Perhatikan bahwa ### harus diganti dengan nomor pts user yang bersangkutan

Sekarang, anda dapat melakukan unmount terhadap semua mount VirtFS yang aktif dengan menggunakan perintah berikut dibawah ini :



# /scripts/clear_orphaned_virtfs_mounts --clearall
Jangan kuatir, procedur unmount VirtFS bukanlah prosedur yang tidak bisa dikembalikan lagi. Jika user tersebut login kembali ke server dan masih terdapat JailShell sebagai shell default dia, atau jika cron job dia (dengan JailShell telah diset) dijalankan, maka JailShell akan secara otomatis melakukan mount ulang terhadap VirtFS. Inilah alasan sebenarnya kenapa anda mengikuti tahapan-tahapan yang telah saya kemukakan diatas sejauh ini.

Jika script cPanel bekerja dengan baik, maka VirtFS untuk user anda akan di-unmount. Periksa sekali lagi apakah sudah berhasil di-unmount dengan menggunakan perintah ini :


# grep -i username /proc/mounts

Jika perintah diatas tidak memunculkan hasil apa-apa, maka anda dapat melanjutkan ke tahapan akhir berikut dibawah ini. Perhatikan bahwa meskipun anda telah melakukan unmount terhadap VirtFS, masih ada beberapa file dan direktori di dalam /home/virtfs/username. Hal ini normal dan tidak menjadi masalah. Akan tetapi untuk memastikan bahwa tidak ada mount yang masih aktif maupun hardlink yang membandel dan masih terikat, maka kita bisa menggunakan perintah find dibawah ini :


# find /home/virtfs/username/ -type f -links +1 -ls

Dan yang kita harapkan setelah menjalankan perintah tersebut adalah tidak ada hasil apa-apa. Yang berarti sudah aman, tidak ada hard link yang masih terikat dengan salah satu file di dalam /home/virtfs/username tersebut. Maka langkah terakhir, anda dapat menghapus seluruh folder /home/virtfs/username dengan menggunakan perintah :

# rm -rfv /home/virtfs/username

 
 

Monday, February 2, 2015

cPanel/WHM Cron Job Tidak Tepat Waktu

Saya sudah lama mengelola server cPanel / WHM, namun baru kali ini server saya bertingkah "molor". Utamanya dalam hal ketepatan waktu eksekusi Cron Job. Sudah dijadwalkan untuk running jam 1 pagi misalnya, ternyata baru dijalankan jam 9 pagi. Bingung juga...

Setelah googling kesana kemari, ternyata saya baru tahu bahwa ada yang namanya hardware clock (perintah di linux : hwclock). Biasanya saya cuma tahu perintah di linux : date saja, yang juga akan sama-sama memunculkan jam sistem :)

Nah, saatnya hardware clock ini kita samakan. Berikut langkah-langkahnya :

1. Ketikkan perintah : hwclock --systohc
2. Restart service Cron Job : service crond restart

Selesai. Sekarang jadwal eksekusi cron job server cPanel / WHM saya sudah sesuai dengan jam yang saya tentukan. Selamat mencoba bagi rekan-rekan yang mengalami problem serupa :)

Tuesday, January 27, 2015

Migrating from Zimbra to Axigen for BCHATI's e-mail user

Dear all,

In terms of searching for a better solution on our e-mailing activity, we are launching new @bchati.sch.id e-mail server, powered by Axigen.
This e-mail server will not be affected by power outage nor internet disconnection at SSE Building.

For you who interested and want to switch to our new server, please follow these steps :

A. Backup Your Old e-Mail First!

The main goal in this backup part is moving all your old @bchati.sch.id e-mail messages from Zimbra server Inbox  to your computer (in Thunderbird this is called : Local Folder)
If you are using Mozilla Thunderbird, this can be done by following these steps :

1. Right click at Local Folders section on your left side of your Thunderbird main window.

















2. Enter any folder name that you want in the Name field and create it as a subfolder of : Local Folders













3. Go back to your inbox, select ALL your e-mail messages, and then do a right click on that selection, choose menu : Move To - Local Folders - Your recently created folder name

After you have moved ALL your e-mail messages from your inbox, you may proceed to part B. If you skip this backup part, then you will get duplicate e-mail messages in your inbox after migration completed.

B. Start Migrating Your E-Mail Account from Zimbra Mail Server to Axigen Mail Server

Attention! You will not get any new e-mail messages from Zimbra Mail Server after your have successfully migrated your e-mail account to Axigen Mail Server. Please follow my instruction on part C to get your Mozilla Thunderbird application pointed to Axigen Mail Server.

If you are ready to migrate your e-mail account, please follow these steps :

1. Open this url : http://listra.bchati.sch.id with your web browser (eg. Mozilla Firefox)
2. When login page is displayed, simply enter your e-mail address as the username, and your current e-mail password. You may enter your e-mail address with or without @bchati.sch.id
3. Your old e-mail messages at Zimbra mail server will be migrated automatically to Axigen mail server right after you have logged in
4. Inside the Axigen webmail, click on Settings menu (top right corner, beside logout menu)






5. Open : Remote Mail tab





6. Click on +Add button.
7. Fill the details below :

  • Remote Account Name : ZIMBRA
  • Server address : mail.bchati.sch.id
  • Server Port : Default - 110
  • Encryption : TSL
  • Username : your current e-mail address. Can be entered with or without @bchati.sch.id
  • Password : your current password
  • Choose to place messages in : an existing folder : Inbox
  • Untick the option to keep a copy of the downloaded emails on the server. This is important to avoid duplicate messages occurs in your Inbox
  • Click on Add button


































8. Finally, to save all the Remote Mail configuration, click on : Save & Close button.

C. Reconfiguring Mozilla Thunderbird

Your current @bchati.sch.id e-mail account on your Mozilla Thunderbird must be reconfigured to Axigen Mail Server prior before you can send and receive @bchati.sch.id e-mail again.
Please adjust your settings to these parameters below :

1. POP3 Method

Incoming Settings :

Hostname : listra.bchati.sch.id
Port : 995
Connection Security : SSL/TLS
Authentication Method : Normal Password
username : your e-mail address

Outgoing Settings :

Hostname : listra.bchati.sch.id
Port : 465
Connection Security : SSL/TLS
Authentication Method : Normal Password
Username : your e-mail address

2. IMAP Method

Incoming Settings :

Hostname : listra.bchati.sch.id
Port : 993
Connection Security : SSL/TLS
Authentication Method : Normal Password
Username : your e-mail address


Outgoing Settings :

Hostname : listra.bchati.sch.id
Port : 465
Connection Security : SSL/TLS
Authentication Method : Normal Password
Username : your e-mail address

Accept any certificate issued when connecting to Axigen Mail Server.

Welcome to my blog ...

Welcome and have a nice reading ...

Comments are welcome too :-)