Welcome to my blog ...

Welcome and have a nice reading ...

Comments are welcome too :-)

Monday, April 27, 2009

Format Flashdisk di Linux

Seorang rekan kerja bertanya pada saya, bagaimana caranya memformat flashdisk di linux Fedora 6 ? Waduh, saya sempat bingung juga... karena jujur saya tidak pernah menggunakan linux sebelumnya. Namun berhubung saya orang IT, mau gak mau harus bisa memberikan jawabannya. Setelah googling2 di internet, akhirnya ketemu juga. Begini langkah singkatnya :

1. Lihat dulu flashdisknya sedang terkoneksi pada device mana, gunakan perintah ini : fdisk -l

misal munculnya seperti ini :
Device Boot Start End Blocks Id System
/dev/sda1 1 5923 3944444 b W95 FAT32

maka flashdisk berada di /dev/sda1

2. Unmount dulu flashdisknya dengan perintah : umount /dev/sda1
3. Format dengan perintah : mkfs.vfat -F 32 -n Honggi /dev/sda1
4. Selesai, silahkan diperiksa apakah sudah terformat atau belum.

Ingat ! Semua perintah diatas hanya bisa dikerjakan jika anda berada dalam mode root.

Thursday, April 16, 2009

Membuat Icon Desktop Transparan pada Windows XP / Vista

Terkadang ketika kita mengubah - ubah warna background dari tampilan desktop kita, warna latar belakang tulisan dari icon - icon yang ada di desktop juga ikut berubah sehingga tulisan icon tersebut tidak lagi transparan / mengikuti warna desktop.

Contoh :




lalu bagaimana caranya untuk menjadikan warna tulisan pada icon tersebut sesuai dengan warna latar belakang desktop seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini :



Berikut adalah langkah - langkah yang dapat anda ikuti :
  1. Buka Control Panel - System
  2. Klik pada tab : Advanced
  3. Pada bagian Performance, klik tombol : Settings
  4. Pada bagian Visual Effect, centang bagian : Use drop shadows for icon labels on the desktop
  5. Selesai.

Selamat mencoba !

Thursday, January 15, 2009

File dan Folder Tersembunyi

Ada beberapa jenis virus yang suka sekali menyembunyikan file dan folder sehingga anda tertipu dan menjadi shock / lemas karena pikir anda, file dan folder anda terhapus / HILANG !

Padahal sebenarnya, file dan folder anda masih ada. Ada beberapa settingan registry yang telah dimodifikasi oleh virus, sehingga dengan menggunakan Windows Explorer, anda tidak akan pernah bisa melihat file yang di hidden, serta membebaskan attribut hidden tersebut.

Untuk melihatnya, anda bisa menggunakan Command Prompt, kemudian ketikkan perintah DIR /a:H (perintah DOS untuk melihat file dan folder yang tersembunyi). AHA! File dan Folder anda masih ada kan ? ;-)

Saatnya untuk menampilkan file dan folder anda agar dapat dilihat di Windows Explorer, serta dapat anda bebaskan attributnya (kembalikan dari hidden ke non-hidden)

Buka Registry Editor, cari bagian ini :
  • HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
    SuperHidden = 1
    Setelah dimodifikasi oleh virus, maka akan berubah menjadi :
    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
    SuperHidden = 0
  • HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
    Hidden = 1
    Setelah dimodifikasi oleh virus, maka akan berubah menjadi :
    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
    Hidden = 0
Ada kalanya, setelah anda melakukan hal diatas, namun file masih belum dapat muncul (tidak bisa diganti2 settingannya). Itu berarti opsi Folder anda mengenai "Show Hidden Files & Folders" sudah diutak-atik pula oleh virus.

Kembalikan kondisinya seperti berikut :

Carilah bagian : HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\

Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL

Lihat pada key yang berbunyi "CheckedValue". Key ini harus berupa/bertipe DWORD. Jika yang anda lihat bukan bertipe DWORD, HAPUS key itu ! Kemudian buatlah sebuah key baru yang bernama "CheckedValue" bertipe DWORD(Hexadesimal) dengan nilai : 1

Sekarang, checkbox dalam Folder Options anda akan berfungsi normal kembali.

Untuk mengembalikan attribut file yang terlanjur dihidden oleh virus, gunakan perintah ini :

attrib -r -s -h *.* /S /D (diketikkan pada command prompt, masuk ke root folder)

Thursday, November 27, 2008

FreeBSD : Recovery File rc.conf Yang Corrupt / Error

Pernahkah ketika saudara salah mengkonfigurasikan file /etc/rc.conf kemudian sistem tidak mau berjalan dengan normal ketika direstart ?

Jika YA! Maka anda perlu memperbaiki file tersebut dalam "Safe Mode" FreeBSD.
Demikian langkah-langkahnya :

1. Boot masuk ke single mode. Bisa dengan perintah : boot -s

2. Ketik : mount -uw /

3. Ketik : mount -at ufs

Nah, sekarang file /etc/rc.conf anda sudah dapat diedit dan disimpan.

Ayo segera diperbaiki dan restart lagi (o_^)V

Sunday, November 23, 2008

PHP : Mematikan Warning dan Notice

Halo semua ...

Adakalanya dalam membuat program PHP, kita perlu agar warning dan notice dimunculkan supaya kita bisa tahu persis bagaimana kondisi script PHP kita. Apakah semuanya berjalan dengan lancar atau masih perlu proses debugging lebih lanjut.

Namun adakalanya juga, hal itu perlu kita matikan karena sangat mengganggu tampilan output pada website kita. Sengaja dimatikan memang, karena kita sudah menyadari bahwa script tidak ada masalah, hanya tidak jalan karena ada fungsi / bagian yang hilang, dan itu tidak menjadi masalah.

Jika anda semua mengalami kondisi seperti ini, silahkan tambahkan script berikut ini pada baris-baris awal script php anda :

$errorlevel=error_reporting();
error_reporting($errorlevel & ~E_NOTICE);
error_reporting($error_level);

Selamat mencoba ...

Thanks to : Feky Sugianto

Wednesday, November 12, 2008

QMAIL : Menolak Spammer

Bagaimana mensetting agar MTA QMail kita dapat menolak e-mail - e-mail spam ?

Ikuti langkah berikut ini :

1. Editlah file : /var/qmail/supervise/qmail-smtpd/run
2. Perhatikan bagian : sisipkan disini silahkan anda sisipkan perintahnya.

Berikut keseluruhan isi file tersebut :

#!/bin/sh
QMAILQUEUE=”/var/qmail/bin/qmail-scanner-queue.pl”; export QMAILQUEUE
QMAILDUID=`id -u vpopmail`
NOFILESGID=`id -g vpopmail`
MAXSMTPD=`cat /var/qmail/control/concurrencyincoming`
LOCAL=`head -1 /var/qmail/control/me`if [ -z "$QMAILDUID" -o -z "$NOFILESGID" -o -z "$MAXSMTPD" -o -z "$LOCAL" ]; then
echo QMAILDUID, NOFILESGID, MAXSMTPD, or LOCAL is unset in
echo /var/qmail/supervise/qmail-smtpd/run
exit 1
fi
if [ ! -f /var/qmail/control/rcpthosts ]; then
echo “No /var/qmail/control/rcpthosts!”
echo “Refusing to start SMTP listener because it’ll create an open relay”
exit 1
fi
exec /usr/local/bin/softlimit -m 40000000 \
/usr/local/bin/tcpserver -v -R -l “$LOCAL” -x /etc/tcp.smtp.cdb -c “$MAXSMTPD” \
-u “$QMAILDUID” -g “$NOFILESGID” 0 smtp \

—– sisipkan disini ——
/usr/local/bin/rblsmtpd -r bl.spamcop.net \
/usr/local/bin/rblsmtpd -r zen.spamhaus.org \
/usr/local/bin/rblsmtpd -r sbl-xbl.spamhaus.org \
—— selesai ————————-

/var/qmail/bin/qmail-smtpd domain.anda.com \
/usr/home/vpopmail/bin/vchkpw /usr/bin/true 2>&1


3. Restart QMail anda : qmailctl restart
4. Silahkan lihat efeknya dengan perintah : tail -f /var/log/qmail/qmail-smtpd/current

Jika anda melihat output kira-kira seperti ini :

@4000000045fad36613779ea4 rblsmtpd: 88.241.105.134 pid 81198: 451 http://www.spamhaus.org/query/bl?ip=88.241.105.134

atau

@4000000045fad0bd16e73e3c rblsmtpd: 72.66.79.124 pid 81051: 451 Blocked - see http://www.spamcop.net/bl.shtml?72.66.79.124

berarti SELAMAT ! QMail anda telah terproteksi dari SPAMMER.

QMAIL : Forward ke SMTP ISP

Akhirnya berhasil juga saya membangun sebuah POP Mail Server under FreeBSD 7.0 dengan menggunakan MTA (Mail Transport Agent) QMAIL.

E-Mail dari luar sukses saya terima dalam inbox Outlook Express saya, namun ketika saya mencoba mengirim e-mail dari Outlook Express ke luar (ke google misalnya) muncul balasan seperti ini dari google :

Hi. This is the qmail-send program at mail.widyakartika.ac.id.
I'm afraid I wasn't able to deliver your message to the following addresses.
This is a permanent error; I've given up. Sorry it didn't work out.

<honggianto@gmail.com>:
209.85.143.114 failed after I sent the message.
Remote host said: 550-5.7.1 [222.124.224.157] The IP you're using to send mail is not authorized
550-5.7.1 to send email directly to our servers. Please use the SMTP
550-5.7.1 relay at your service provider instead. Learn more at
550 5.7.1 http://mail.google.com/support/bin/answer.py?answer=10336 d1si2870588tid.15

Wah... payah, itu artinya bahwa ip saya tidak diotorisasi / tidak diijinkan oleh Mail Servernya Google untuk mengirim langsung ke server mail mereka. Disarankan untuk menggunakan SMTP relay dari ISP kita.

Nah, ini dia masalahnya. Bagaimana mensetting agar QMail kita bisa memforward setiap kiriman e-mail ke SMTP ISP kita ?

Berikut langkahnya :

1. Buat file baru berikut : /var/qmail/control/smtproutes
2. Masukkan tanda titik dua pada baris pertama kolom pertama, kemudian diikuti dengan alamat smtp server ISP anda. Contoh :

:smtp.telkom.net

3. Simpan dan restart qmail anda dengan menggunakan perintah : qmailctl restart

Selamat mencoba :)

Wednesday, October 15, 2008

Menginstall PHP 5 pada FreeBSD 6.2

Seperti nasi yang hambar apabila tidak disertai dengan lauknya, demikian juga web server Apache. Akan hambar apabila tidak disertai dengan module PHP.

Ok, disini saya akan mencoba menceritakan sedikit kronologi atas kejadian yang barusan saya alami. Saya hendak menginstall PHP 5 pada server saya, dan hasilnya berjalan dengan sukses :D

Berikut langkah-langkah yang sudah saya tempuh :

1. Saya download tar ball terbaru dari situs : http://www.php.net dari komputer Windows XP. Maklum, komputer kerja saya masih pakai Windows XP. Lebih familiar :D Trus saya upload ke server, folder /home/admin pakai WinSCP.
2. Masuk melalui putty ke folder /home/admin tersebut, kemudian lakukan ekstraksi file dengan perintah : tar -zxvf
3. cd
4. Lakukan konfigurasi terhadap module sebelum kita compile. Konfigurasi yang saat ini saya pergunakan adalah : ./configure --with-apxs2=/usr/local/apache2/bin/apxs --with-mysql=/usr/local/mysql --with-zlib --with-gd --with-mysqli=/usr/local/mysql/bin/mysql_config
Sebenarnya masih banyak opsi yang lain yang mungkin berguna namun tidak saya pergunakan karena saya masih belum tahu opsi apa saja :p
5. Saatnya mengcompile, ini adalah proses yang paling saya suka sekaligus menegangkan. Karena bisa jadi saat mengcompile, ada library yang kurang sehingga error dah...
6. Ketik : make untuk memulai proses compile atas konfigurasi yang sudah kita tetapkan tadi.
7. Yup. Proses compilasi berjalan dengan sukses. Saatnya menginstall...
8. Ketik : make install
9. Restart server dengan perintah : shutdown -r now
10. Selesai. PHP running dengan baik. Test saja coba, dengan phpinfo()

Good Luck !

Belajar Menginstall MySQL Server 4.1.22 pada FreeBSD 6.2

Salam sejahtera buat semuanya,

Disini saya akan mencoba untuk sharing kepada semuanya, mengenai instalasi server MySQL 4.1.22. Saya sendiri baru belajar sistem operasi FreeBSD 6.2 sejak beberapa bulan yang lalu (belum bertahun-tahun lho :D), dengan demikian saya masih belum banyak mengerti mengenai perintah - perintah yang ada dan kegunaanya. Saya masih sangat awam sekali. Oleh karena itu, apabila terdapat kesalahan langkah dalam artikel ini, mohon kiranya saya dimaafkan. Masukan dan koreksi dari anda semua sangat saya harapkan guna kesempurnaan artikel ini.

Apa yang saya tulis disini, langsung saya praktekkan juga di komputer server FreeBSD 6.2 saya. Dengan demikian saya dapat memastikan bahwa semua langkah-langkah yang saya tuliskan disini adalah benar dan bisa jalan. Sehingga user awam sekalipun dapat mengikuti jejak saya tanpa ada kendala sama sekali. Amin. Mari kita mulai ...

1. Pertama-tama, downloadlah file tarball mysql dari situs pembuatnya : http://dev.mysql.com/downloads/mysql/4.1.html. Disini saya mendownload file : mysql-4.1.22.tar.gz, simpan di home directory anda. Saya simpan file saya di /home/admin

2. Masuk ke directory : /usr/local dengan mengetikkan : cd /usr/local. Disinilah tempat kita menginstall MySQL Server 4.1.22 tersebut

3. Copykan file mysql-4.1.22.tar.gz hasil downloadan anda ke directory : /usr/local denga menggunakan perintah : cp /home/admin/mysql-4.1.22.tar.gz /usr/local/

4. Buat sebuah group user yang bernama : mysql. Ketik : pw groupadd mysql

5. Buat sebuah user yang bernama : mysql, dan masukkan ke dalam group : mysql. Gunakan perintah : adduser

matrix# adduser
Username: mysql
Full name: mysql
Uid (Leave empty for default):
Login group [mysql]: mysql
Login group is mysql. Invite mysql into other groups? []:
Login class [default]:
Shell (sh csh tcsh nologin) [sh]: nologin
Home directory [/home/mysql]: /nonexistent
Use password-based authentication? [yes]:
Use an empty password? (yes/no) [no]:
Use a random password? (yes/no) [no]:
Enter password:
Enter password again:
Lock out the account after creation? [no]:
Username : mysql
Password : *****
Full Name : mysql
Uid : 1002
Class :
Groups : mysql
Home : /nonexistent
Shell : /usr/sbin/nologin
Locked : no
OK? (yes/no): yes
adduser: INFO: Successfully added (mysql) to the user database.
Add another user? (yes/no): no
Goodbye!

6. Ekstrak tar bal mysql server tersebut di /usr/local

(akan berlanjut ... mohon maaf saya break disini karena file tar ball saya gagal di ekstrak. Kemungkinan corrupt pada saat download, jadi saya terpaksa harus mendownload ulang)

Tuesday, October 7, 2008

Instalasi Squid pada FreeBSD 7.0

Hayah... bolak-balik upgrade versi squid, namun aku selalu lupa parameter-parameter konfigurasinya... and aku selalu tidak sempat mendokumentasikan parameter tersebut.

Oke lah, udah saatnya aku luangkan waktu dikit untuk mendokumentasikan keperluanku ini.

Ini lho aku tuh mau nginstall SQUID Proxy Server di FreeBSD 7.0. Benernya ada cara yang mudah (melalui ports di FreeBSD) namun aku lebih suka memilih cara yang agak ribet dalam hal instalasi squid ini. Maklum, dulu belajar pertama kali install squid di mesin FreeBSD juga pakai cara seperti ini :

1. Download source code dalam bentuk tarrball (.tar.gz) dari : http://www.squid-cache.org

2. Extract pake perintah : tar -zxvf

3. Compile dengan menggunakan perintah :

./configure --enable-icmp --enable-delay-pools --enable-kill-parent-hack --enable-arp-acl --enable-ssl --enable-default-err-language="English" --enable-err-languages="English" --enable-auth="basic" --enable-basic-auth-helpers="NCSA" --with-openssl

Hasilnya : SQUID dengan kemampuan DELAY POOL, ACL berdasarkan ARP, gak makan harddisk banyak (karena error language cuman English) dan ... dilengkapi dengan login authentication.

4. Kalo udah diconfigure, silahkan di compile dengan perintah : make

5. Jika proses make berhasil, maka sudah saatnya diinstall : make install

6. Setelah install, silahkan buat cache directorynya dengan perintah : /usr/local/squid/sbin/squid -z

Selesai deh ...

Kalau kurang jelas, silahkan bertanya ... ^^